Kamis, 25 Oktober 2012

Minuman Betawi


MINUMAN KHAS BETAWI
1.      Bajigur
images.jpgBajigur adalah minuman hangat khas masyarakat Betawi. Bahan utamanya adalah gula aren, dan santan. Untuk menambah kenikmatan dicampurkan pula sedikit jahe, garam dan bubuk vanili.Bajigur paling cocok diminum pada saat cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.




2.      Bir Pletok
bir-pletok.jpgBir Pletok. Adalah nama minuman khas dan asli dari Betawi. Asal kamu tahu saja, minuman ini bukanlah minuman keras yang mengandung alkohol! Minuman ini justru dianjurkan untuk diminum karena bagus untuk kesehatan.
Bir pletok terbuat dari rempah-rempah, terutama jahe, yang hanya terdapat di perkampungan Betawi. Bir ini bisa dijadikan sebagai minuman ringan pelepas dahaga yang sangat enak diseruput dalam kondisi hangat dan dingin.
Mengapa Namanya Bir Pletok? 
Konon, nama bir pletok muncul dari kaum Betawi gedongan (orang kaya) yang sering bergaul dengan orang Belanda. Mereka melihat, ketika minuman berbahan dasar jahe ini dikocok dan dituang ke dalam gelas, muncul busa di bagian atasnya, persis seperti bir yang sering diminum orang-orang Belanda. Bisa jadi, dari sinilah nama bir itu muncul. Orang Betawi juga percaya, nama pletok itu berasal dari bunyi es batu yang beradu dengan tungku yang dikocok.
Jadi, bunyinya, pletak… pletok.. Dan ketika minuman ini dituang ke dalam gelas, busa akan segera bermunculan mirip seperti bir. Akhirnya, nama bir pletok menjadi sangat populer di kalangan masyarakat Betawi.
Bir pletok yang asli diracik dari rempah-rempah. Rasa yang paling dominan adalah jahe. Sisanya kapulaga, serai, kayu manis, kayu secang, dan gula.
Kamu tahu, kalau minuman ini bisa menghilangkan masuk angin? Hihihi.. coba saja deh! Minuman ini sering disajikan bersama dengan kue-kue khas Betawi, seperti kue ape, talam, ketan bakar, dan lainnya dalam acara perkawinan adat orang Betawi. Tapi sebenarnya, bir pletok juga bisa diminum kapan saja, ditemani makanan apa saja. (Ervina/kidnesia/berbagai sumber)






3.      Wedang Jahe
wedangcvr.jpgWedang jahe adalah hidangan minuman teh jahe tradisional dari daerah Jawa Tengah dan Timur, Indonesia khususnya betawi yang umumnya dihidangkan panas. "Wedang" sendiri adalah bahasa Jawa yang berarti "minuman panas", namun dalam hal ini berarti "teh". Walaupun tanpa kandungan kafein, minuman ini sering kali disajikan dan dinikmati seperti teh. Minuman ini dibuat dari gula jahe dan kelapa / gula batu. (sumber : http://www.anekamacamresepku.com/2012/08/cara-membuat-wedang-jahe.html)

4.      Es Selendang Mayang
Foto016.jpgRasanya manis, legit ada rasa gurih dari santan dan manis dari gula arennya. Makin segar dinikmati saat dingin pakai es. Karena biasanya dinikmati pakai es makanya disebutan Es Selendang Mayang. Katanya nih, menurut salah seorang penjual es selendang mayang di Kota Tua menceritakan kalau dulunya masyarakat Betawi menyebut makanan ini sebagai cendol parek. Jauh juga ya perubahan namanya jadi es selendang mayang. Bagi yang mau coba buat es ini gampang deh..tinggal beli aja sagu aren, tepung beras, gula putih, gula merah, dan santan. Caranya, Sagu aren dan tepung beras direbus sambil diaduk dan diberi warna dengan pasta sesuai keinginan, Setelah adonan matang, selendang mayang dituang ke cetakan kemudian didiamkan sampai mengeras. lalu gula putih dan gula merah yang dicampur santan sebagai perasanya ditambahkan, Setelah Selendang mayangnya  dipotong bentuk dadu, trus baru disiram gula putih, gula merah, santan dan es batu sesuai selera deh. (sumber : http://travelblog.ticktab.com/2012/10/09/nikmatnya-es-khas-betawi-selendang-mayang/)
5.      250px-Es_Doger_1.JPGEs Doger
Es yang sangat populer di wilayah kebudayaan Betawi ini banyak dijadikan sebagai minuman pelepas dahaga. Dewasa ini, es doger juga sering menjadi salah satu menu minuman untuk acara hajatan seperti pesta perkawinan dan sebagainya.
(sumber:
Lembagakebudayaanbetawi.Com » Es Doger)






6.      Minuman-es-Campur.jpgEs Campur
Es Teler merupakan minuman uang menyegarkan karena perpaduan cita rasa buah-buahan, pemanis, dan es serut. Es teler ini mulai dikenal masyarakat Jakarta sejak 37 tahun lalu, diprakarsai oleh pasangan suami-istri Tukiman dan Samiyem yang berjualan di daerah Cikini, Jakarta Pusat. Awalnya es campur ini bernama es nagih. Suatu hari salah seorang pelanggan berkomentar, ”Wah, es ini enak sekali, bikin orang teler!”. Sejak saat itu Pak Tukiman mengganti nama es nya dengan nama Es Teler. Minuman ini sangat populer, bahkan sampai menyebar di seluruh Indonesia, biasanya minuman ini disajikan pula sebagai menu untuk berbuka puasa. (sumber: Lembagakebudayaanbetawi.Com » Es Teler)

7.      es-kolangkaling.jpgEs Kolang Kaling
Kolang-kaling menjadi hidangan favorit untuk berbuka puasa. Kolang kaling atau yang disebut oleh orang Betawi sebagai buah Atep, mempunyai warna asli bening. Dari warna asli tersebut, muncul varian warna buah yang lain seperti hijau dan merah karena penambahan unsur lainnya. (sumber:Lembagakebudayaanbetawi.Com » Es Kolangkaling)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar